Pertanian

Kandungan Pinang Muda dan Manfaatnya

Pohon pinang muda merupakan salah satu jenis palem yang mempunyai banyak manfaat antara lain sebagai bahan industri, farmasi, dan untuk dikonsumsi. Kandungan...

Written by Jamaluddin · 1 min read >
Kandungan Pinang Muda dan Manfaatnya

Pohon pinang muda merupakan salah satu jenis palem yang mempunyai banyak manfaat antara lain sebagai bahan industri, farmasi, dan untuk dikonsumsi. Kandungan biji pinang telah diketahui sejak 300 tahun lalu. Berikut ini adalah kandungan pinang muda berikut manafaatnya bagi kesehatan.

Kandungan polifenol di pinang muda

Biji pinang muda kaya aan polifenol. Penelitian menunjukkan bahwa zat tersebut memberi efek signifikan terhadap kesehatan. Konsumsi makanan tinggi polifenol dipercaya mampu mencegah penyakit berbahaya seperti kangker, diabetes, osteoporisi, penyakit jantung, dan penyakit syaraf.

Polifenol mengandung senyawa aktiosidan yang mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas penyebab pertumbuhan sel kanker. Radikal bebas dapat berasal dari mana saja seperti asap rokok, polusi udara, dan makanan. Bahkan, radikal bebas juga diproduksi dari dalam tubuh.

Selain itu polifenol berfungsi memperbaiki pembuluh darah dan memperlambat penggumpalan daran sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner. Penyakit mematikan ini juga bisa disebabkan oleh pembentukan aterosklerosis atau oksidasi kolesterol. Polifenol dapat menghambat permbentukan oksidasi lemak jahat tersebut.

 

Kandungan Pinang Muda dan Manfaatnya

Satu lagi manfaat kandungan polifenol pada pinang muda adalah untuk mencegah diabetes. Beberapa penelitian melaporkan bahwa polifenol berfungsi sebagai agen antidiabetes. Polifenol menghambat penyerapan glukosa dalam darah. Hasilnya, kadar gula dalam darah dapat terkendali dan resiko komplikasi diabetes semakin kecil.

Kandungan proantosianidin

Proantosianidin merupakan senyawa antioksidan yang terkandung dalam berbagai buah dan sayuran. Anggur merupakan buah yang paling banyak mengandung zat ini. Ternyata, proantosianidin juga terdapat dalam biji pinang muda.

Proantosianidin melindungi tubuh dari pembentukan sel kanker yang dipicu oleh sinar ultaviolet. Berjemur di bawah sinar matahari memang baik bagi kesehatan karena tubuh mendapat vitamin D dari sinar matahari. Tetapi terlalu banyak terpapar sinar matahari langsung di atas jam 10 pagi hingga jam 2 siang meningkatkan resiko kanker kulit.

Selain mencegah, proantosianidin mampu mematikan sel kanker dalam tubuh. Jadi, senyawa ini baik bagi penderita kanker. Selain itu, zat ini berperan meningkatkan HDL atau kolesterol baik dan mengurangi kadar LDL atau kolesterol buruk dalam darah.

Kandungan flavonoid

Seperti kedua kandungan sebelumnya, flavonoid dikenal sebagai agen antikanker, antioksidan, dan antimutagenik. Karenanya, biji pinang muda telah lama dimanfaatkan sebagai obat herbal berbagai macam penyakit. Biji pinang muda biasanya direbus dan air rebusannya diminum sebagai obat cacingan, nyeri haid, dan penyakit kulit.

Selain itu, pinang muda diklaim dapat mengatasi bengkak akibat edema atau retensi cairan, penyakit beri-beri, diare, malaria, dan batuk berdahak. Masyarakat juga memanfaatkan biji pinang sebagai obat luka bakar. Luka bakar yang dioles salep dari buah pinang lebih cepat kering.

Senyawa flavonoid pada tumbuhan pinang ditemukan hampir di setiap baguan tumbuhan seperti akar, daun, dan batang. Tetapi, aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu lebih dari 80% ditemukan pada bijinya. Ekstrak biji pinang mampu menghambat pertumbuhan kanker.

Kandungan arekolin

Arekolin dalam biji pinang muda berfungsi sebagai obat penenang. Karena itulah biji pinang baik dikonsumsi ketika anda merasa lelah dan stres. Mengkonsumsi buah pinang dapat memperbaiki mood yang buruk akibat kelelahan bekerja. Jika ingin mengendalikan stres, disarankan mengkonsumsi pinang muda.

Demikianlah kandungan pinang muda dan manfaatnya bagi tubuh. Dapat disimpulkan bahwa pinang muda memiliki kandungan senyawa penting terutama antioksidan. Walaupun demikian, beberapa manfaat di atas masih membutuhkan uji klinis lebih lanjut.