Pertanian

Mengatasi Penyakit Yang Mengakibatkan Pinang Gagal Berbuah

Tanaman pinang merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah dijumpai di tanah air. Selain mudah tumbuh, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomis...

Written by Jamaluddin · 1 min read >
Mengatasi Penyakit Yang Mengakibatkan Pinang Gagal Berbuah

Tanaman pinang merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah dijumpai di tanah air. Selain mudah tumbuh, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga kerap dijadikan sebagai tanaman budidaya. Sayangnya, dalam menjalankan budidaya pinang banyak sekali faktor-faktor yang harus Anda perhatikan agar semuanya berjalan lancar.

Salah satunya adalah faktor hama dan penyakit yang berpotensi menyerang tanaman dan mengakibatkan pinang gagal berbuah. Jika Anda seorang petani pinang, Anda harus tahu bagaimana cara mengatasi hal tersebut dengan benar sehingga buah pinang yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik bahkan jika bisa memiliki standar ekspor.

Penyakit yan menyebabkan pinang gagal berbuah

Mengatasi Penyakit Yang Mengakibatkan Pinang Gagal Berbuah

Salah satu hal yang sangat menggangu para petani pinang biasanya adalah penyakit yang menginfeksi. Jika infeksi terjadi di bagian yang mudah dibuang seperti daun maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Namun, banyak diantaranya yang menyerang pucuk daun, calon buah dan buah yang tengah berkembang sehingga hal tersebut akan sangat merugikan petani.

Infeksi yang menyerang bagian-bagian tersebut bisa mengurangi jumlah buah dan beresiko menularkannya ke daerah lain yang serupa. Penyakit seperti ini biasanya disebbakan oleh bermacam-macam organisme seperti jamur atau serangga. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika Anda mengenal beberapa penyakit yang menyebabkan buah pinang gagal berkembang sebagai tambahan informasi.

  • Busuk buah

Sesuai namanya, penyakit ini menyebabkan buah pinang khususnya yang masih muda membusuk kemudian berguguran. Penyakit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak basah pada permukaan buah. Semakin lama, bercak tersebut akan menyebar hingga menyebabkan buah berubah warna menjadi hijau tua.

  • Busuk pucuk

Hampir sama dengn penyakit busuk buah, baguan pucuk yang masih muda dan akan berkembang menjadi bunga nantinya mengalami infeksi yang parah sehingga menyebabkan pucuk membusuk. Saat membusuk, pucuk akan berubah warna menjadi kuning kecoklatan dan mengeluarkan aroma yang khas.

Jika tidak ditangani dengan baik maka penyakit yang disebabkan oleh jamur ini akan menyebar dan membuat tanman pinang tidak memiiki banyak bunga dan buah.

  • Bubur buah

Penyakit ini ditandai dengan gugurnya bunga-bunga pinang khususnya bunga betina. Biasanya, penyakit ini keratp dikaitkan dengan kegagalan polinasi atau penyerbukan. Selain itu, kekurangan unsur hara , temperature udara dan faktor fisiologis kerap dikaitkan dengan penyakit tersebut.

  • Buah retak

Walaupun tidak menyebabkan buah pinang gagal berbuah tapi penyakit ini menyebabkan buah pinang menjadi retak-retak sehingga menurangi nilai jualnya. Penyakit ini kerap disebabkan ole faktor ketidak seimbangan fisiologis sehingga menyebabkan buah retak saat pinang mulai berubah warna menjadi kekuningan.

Cara mengatasi penyakit yang menyerang buah

Cara untuk mengatasi penyakit yang menyerang buah pinang  sebenarnya cukup banyak. Pengobatan dilakukan sesuai dengan jenis penyakit dan gejala yang terjadi pada tanaman pinang tersebut. Sebagi contoh, jika infeksi masih sedikit dan belum terlalu menyebar maka Anda bisa memotong bagian yang terinfeksi agar tidak menularkannya ke bagian lain.

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan zat-zat kimia seperti insektisida atau fungisida untuk menghentikan infeksi. Perlu diingat perlunya membedakan penyebab dari penyakit yang terjadi pada tanaman pinang untuk bisa memberikan pengobatan yang tepat.

Penyakit yang disebabkan oleh fungi/cendawan/jamur sebaiknya diobati dengan fungisida karena memang fungisida diciptakan khusus untuk mengatasi penyakit tanaman akibat jamur. Jangan gunakan insektisida pada tanaman yang terinfeksi jamur karena hal tersebut justru bisa membunuh serangga-serangga yang bermanfaat bagi tanaman pinang.

Namun, perlu diingat jika penggunaan zat-zat tersebut perlu dilakukan dengan hati-hati karena kelebihan kedua zat tersebut justru akan berbahaya bagi kesehatan manusiadan lingkungan sekitar.