Pertanian

Pinang Merah Berasal dari Daerah Mana?

Banyak orang bertanya-tanya dari mana asal tanaman pinang merah. Ada dugaan kuat bahwa pinang merah berasal dari daerah semenanjung Malaka, Pulau Kalimantan,...

Written by Jamaluddin · 1 min read >
Pinang merah berasal dari mana

Banyak orang bertanya-tanya dari mana asal tanaman pinang merah. Ada dugaan kuat bahwa pinang merah berasal dari daerah semenanjung Malaka, Pulau Kalimantan, atau Pulau Sumatra. Sayangnya tidak ada yang mengetahui pasti dari mana pinang merah berasal.  Pohon pinang merah sendiri dikenal masyarakat sebagi ikon Provinsi Jambi.

Apakah pinang merah berasal dari Jambi?

Walaupun menjadi maskot Jambi, tidak berarti pinang berasal dari daerah ini. Pasalnya, pinang merah banyak ditemukan di seluruh Semenanjung Malaka, tidak hanya Jambi. Memang, pada akhirnya tanaman berpelepah merah ini menjadi maskot Provinsi Jambi.

Masyarakat Jambi percaya bahwa pinang merah memiliki kekuatan gaib yaitu mampu memberikan perlindungan dari gangguan roh jahat. Karenanya, banyak penduduk yang menanam pinang merah di halaman rumah dengan tujuan seluruh penghuni rumah selalu selamat.

Walau demikian, tidak semua orang percaya dengan cerita tersebut. Kebanyakan masyarakat Jambi menanam pinang merah di halaman karena pohon pinang merah dikenal sebagai tanaman hias yang indah.

Selain ditanam sebagai tanaman hias di depan rumah, pinang merah banyak ditemui tumbuh berumpun di perkebunan gambut. Tanaman ini memang cocok tumbuh di lahan gambut atau pasir di dataran rendah. Pinang merah membutuhkan kelembaban tinggi dan air yang cukup.

Faktor air sangat menentukan pertumbuhan tanaman pinang merah. Karena itulah tanaman ini banyak ditanam di lahan lembab dan basah seperti lahan gambut.

Ciri-ciri pinang merah

Pinang Merah Berasal dari Daerah Mana?

Pinang merah dikenal dengan sebutan pinang raja atau pinang bangsawan karena bentuknya yang indah dan batangnya yang kokok. Tanaman pinang merah berbeda dari jenis tanaman pinang lainnya. Warna merah pada pelepahnya menjadi ciri utama dari tanaman ini dan sekaligus menjadi kunci keindahan pohon pinang merah.

Tanaman ini dapat tumbuh secara indvidu atau merumpun. Tinggi pohon pinang dapat mencapai belasan meter. Batangnya cukup langsing yaitu berdiamter sekitar 12 cm. Buahnya berbentuk lonjong seperti telur. Ukurannya sangat kecil dengan panjang janya 1 cm dan lebar 0,5 cm.

Manfaat pinang merah

Pinang merah banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Warna mencolok pada bagian pelepah menjadi daya tarik dari tanaman pinang merah. Warna daunnya hijau terang. Dipadukan dengan pelepahnya yang merah menyala, pohon ini sungguh terlihat bagus.

Selain berfungsi sebagai tanaman hias, pinang merah memiliki banyak manfaat lain. Batang pinang merah digunakan masyarakat Sumatra sebagi rangkai atap dan untai pondok. Sementa itu masyarakat Malaysia memanfaatkan batang pohon pinang yang keras sebagai alat penumbuk padi.

Menaman pinang merah di rumah

Pinang merah termasuk palem-paleman yang mudah ditanam. Langkah pertama adalah melakukan pembibitan. Langkah ini dilakukan dengan cara mengiris bagian rimpangan anak secara bertahap setiap 10 hari sekali.

Kemudian, tanam anakan pada media tanam di dalam pot, polybag, atau langsung di tanah. Pilih pot atau polybag dengan ukuran yang sesuai dengan anakan palem merah. Isi pot dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk dengan perbandingan 1:1:1.

Alternative media lainnya adalah campuran sekam padi, sabut kelapa, dan pasir dengan perbandingan 1:2:1. Sebaiknya tanah bersifat basa dengan pH 6,5. Jika ingin menanam anakan pinang langsung di tanah, buatlah lubang ukuran 30x30x30.

Langkah selanjutnya adalah perawatan. Berikan pupuk berupa campuran kompos dan kandang paling tidak 3 – 4 hari sekali setiap tahun. Jangan lupa untuk menyiram tanaman secukupnya. Tanaman sebaiknya ditanam di tempat yang mendapat banyak sinar matahari agar berwarna merah.