Pertanian

Mengenal Budididaya Tanaman Secara Intensif Pinang Unggul Aceh

Aceh kota yang dijuluki sebagai serambi mekah ini terkenal akan komoditi ekspor buah pinangnya. Budidaya pinang menjadi salah satu perkebunan yang telah...

Written by Jamaluddin · 2 min read >
Budididaya Tanaman Secara Intensif Pinang Unggul Aceh

Aceh kota yang dijuluki sebagai serambi mekah ini terkenal akan komoditi ekspor buah pinangnya. Budidaya pinang menjadi salah satu perkebunan yang telah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatnya perekonomian Aceh. Pinang Aceh terkenal dengan kwalitasnya yang unggul.

Tak heran jika Aceh menjadi daerah pengekspor pinang ke berbagai negara seperti India, Pakistan, Cina, Singapura, Malaysia, Thailand dan beberapa negara lainnya.

Seperti yang sudah kita tahu, buah pinang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Buah pinang muda maupun yang tua dapat dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi tubuh.

Adapun manfaat pinang diantaranya, dapat meningkatkan nafsu makan, mengatasi cacingan,mengobati masalah pencernaan, menghentikan pendarahan,melindungi gigi, mengatasi bau mulut,mengobati glaucoma, baik untuk kesehatan kulit dan yang paling terkenal buah pinang dapat meningkatkan gairah seksual pada pria.

Pohon pinang termasuk jenis tanaman yang dikenal luas di masyarakat karena penyebarannya cukup luas di berbagai daerah. Selain itu segudang manfaat yang dihasilkan buah pinang, membuat buah satu ini dicari banyak orang. Pohon pinang memanglah tanaman tropis yang sensitif.

Dibanding tanaman tropis lainnya, pohon pinang sangat mudah kering. Sebaiknya pohon pinang ditanam di tanah lempung dengan pengairan yang mencukupi agar tumbuh secara maksimal. Umumnya pohon pinang ditanam di pekarangan, terkadang di taman atau dibudidayakan dan ada juga yang tumbuh liar di tepi sungai atau di tempat-tempat lain.

Pulau Sumatra merupakan salah satu pulau yang terkenal akan budidaya pinangnya. Beberapa daerah di Sumatera seperti Jambi, Riau dan Aceh merupakan daerah penghasil pinang dengan kualitas unggul. Di daerah Sumatra budidaya tanaman pinang masih banyak yang dilakukan secara tradisional atau konvensional.

Namun ada beberapa perkebunan yang dilakukan secara intensif, dan memperoleh hasil yang lebih tinggi dari budidaya pinang di daerah lain. Seperti pinang unggul Aceh,yang telah terkenal dan tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa negara lain. Lantas seperti apa pembudidayaan pinang secara intensif, berikut ulasannya.

Budidaya Pinang secara Intesif

Berkebun pinang merupakan salah satu pilihan bijak yang bisa dicoba. Beberapa orang mengatakan budidaya pinang ibarat menabung emas, karena hasil yang akan di dapat cukup banyak dan dapat menghasilkan dalam waktu yang lama. Seperti contohnya pinang unggul Aceh yang sudah dikenal banyak orang.

Budidaya pinang yang dilakukan secara intensif dengan pemeliharaan dan perawatan yang baik, maka akan mampu menghasilkan pinang yang lebih banyak.

Budidaya pinang secara intensif dimulai dari tahap pembibitan. Pemilihan bibit unggul berkwalitas menjadi salah satu syarat penting untuk memulai budidaya pinang. Dengan bibit unggul berkwalitas akan memperoleh hasil produksi pinang yang maksimal.

Selanjutnya langkah kedua setelah dilakukan pembibitan agar menghasilkan produksi pinang yang maksimal adalah dengan melakukan pemeliharaan. Pemeliharaan tanaman pinang dilakukan mulai dari penyulaman tanaman yang mati atau rusak. Selanjutnya melakukan pemupukan sebanyak 2 kali dalam setahun.

Penyiangan gulma pun menjadi salah satu langkah penting agar tanaman pinang dapat tumbuh sempurna. Dalam proses pemeliharaan pengairan juga menjadi faktor penting.

Langkah pembibitan dan pemeliharaan tanaman yang tepat, langkah yang tak kalah penting yaitu penangan hasil panen. Umumnya pinang dijual dalam kondisi kering yang telah dijemur.

Harga pinang kering lebih tinggi dibandingkan dengan pinang yang masih basah. Selain itu pinang kering akan tahan lama. Faktor jarak tempuh yang jauh dan waktu pengiriman lama membuat pinang kering lebih mendominasi di pasaran.

Syarat Tumbuh Pohon Pinang :

Budididaya Tanaman Secara Intensif Pinang Unggul Aceh

Setelah Anda tahu tentang budidaya pinang, selanjutnya Anda harus paham akan syarat tumbuh pohon pinang. Agar budidaya tanaman pinang secara intensif dapat menghasilkan pinang yang banyak dan berkwalitas. Pastinya setiap tanaman mempunyai syarat tumbuh yang berbeda.

Anda harus tahu tempat yang sesuai dengan syarat tumbuh suatu tanaman, agar hasil yang diperoleh bisa berlipat-lipat. Nah berikut beberapa persyaratan dalam penanaman pinang yang harus Anda ketahui, antara lain :

ketinggian tempat untuk menanam
Pada ketinggian 0–1.000 m dpl (meter diatas permukaan laut) tanaman Pinang dapat berproduksi dengan optimal. Idealnya tanaman pinang ditanam pada ketinggian dibawah 600 m diatas permukaan laut. Agar dapat tumbuh maksimal dan menghasilkan pinang yang berlipat-lipat.

Kondisi tanah

Kondisi tanah beraerasi baik, merupakan tanah yang ideal untuk menanam pinang. Dengan kondisi solum tanah dalam tanpa lapisan cadas. Tanah laterit, tanah lempung merah dan tanah alluvial adalah jenis tanah yang tepat untuk tanaman pinang. Tingkat keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman pinang sekitar pH 4-8.

Jumlah curah Hujan

Tanaman pinang sangat baik ditanam pada daerah dengan tipe iklim sedang dan agak basah (bulan basah 3 – 6 bulan/tahun dan bulan kering 4-8 bulan/tahun). Dengan curah hujan antara 750-4.500 mm/tahun yang merata sepanjang tahun atau hari hujan sekitar 100-150 hari yang dikehendaki tanaman pinang dapat tumbuh dengan optimal.

Kondisi suhu dan kelembaban udara
Pada suhu optimum antara 20º – 32º C tanaman pinang akan tumbuh dengan baik. Kelembapan udara yang dikehendaki tanaman pinang antara 50 – 90 %.

Penyinaran.

Cahaya matahari sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang tanaman pinang. Pengaruhnya mulai dari ruas batangnya akan lebih pendek dibanding tanaman yang terlindung.tanaman dengan penyinaran yang sesuai akan cepat tinggi dan menghasilkan fisik tanaman lebih kuat.

Sehingga menghasilkan persentase bunga untuk menjadi buah lebih besar. Penyinaran yang dibutuhkan tanaman pinang berkisar antara 6-8 jam/hari.

Tindakan budidaya tanaman pinang lainnya yang musti diperhatikan yang menyangkut faktor penyinaran antara lain pengaturan jarak tanam, pengaturan tanam, pengaturan sistem intercropping, penggunaan naungan dan penggunaan pohon pelindung, serta penambahan cahaya.